Gerbong perubahan

Merubah diri merupakan sebuah tindakan yang sangat sulit dilakukan bagi orang yang pesimis ...

09 Februari 2009

Figur Kholifah Umar kini telah bergeser

Saat itu kholifah umar bin khottob ra menjadi seorang pemimpin pemerintahan . suatu ketika dia berjalan mengelilingi suatu kampung bersama salah seorang prajurit pemerintahan dan secara tidak sengaja beliau mendengar suara tangisan anak, kemudian dicarilah suara itu ternyata suara itu berada didalam rumah yang sangat sederhana sekali yang didalamnya ada dua anak dan seorang ibu, kemudian bertanyalah kholifah umar kepada sang anak "mengapa kamu menangis?" jawab sang anak"saya lapar dan menunggu ibu sedang memasak makanan". kemudian kholifah umar menengok kearah dapur dan melihat ada seorang ibu yang sedang memasak makanan, kholifah umar bertanya "ibu apa sudah masak makanannya" jawab ibu "belum", sang anakpun menangisnya bertambah keras kemudian sang ibu berlari menuju anaknya bertujuan untuk menghibur supaya berhenti nangisnya, ketika sang ibu menemui anaknya kholifah umar mencoba melihat masakan yang masih berada diatas api kompor yang menyalah, kholifah terkejut ternyata yang dilihat oleh kholifah adalah batu yang berada didalam baskom dan airnya pun mau habis. sang kholifah merasa sangat berdosa dan bersalah karena belum berhasil dalam mensejahterahkan rakyannya kemudian beliau beranjak pergi tanpa berbicara sedikitpun dengan prajuritnya dia menuju gudang penyimpanan makanan dan diambillah sekarung gandum dan beberapa daging untuk diberikan kepada ibu dan anak yang sedang tidak makan beberapa hari.
Melihat sosok kepemimpinan kholifah Umar bin khottob sangat luar biasa sekali beliau sangat peduli dengan nasib rakyatnya, berbeda dengan kondisi para pemimpin sekarang yang tidak memperdulikan nasib rakyat yang hanya menggembor-nggemborkan visi dan misi yang selangit tatapi dalam bentuk realisasinya tidak ada, dalam bahasa romantisnya "hanya bualan belaka."saat ini mendekati dengan hari berlangsungnya dilaksanakan pesta yang selama 5 tahun dinanti yakni PEMILU para caleg - caleg melebarkan sayapnya demi mendapatkan simpatisan yang sangat banyak dari para keluarga, kerabat, teman dekat sampai seluruh lapisan masyarakat. Tapi sangat sayang sekali kebanyakan dari mereka demi mendapatkan dukungan mereka memakai cara yang selama ini dibenci oleh Allah yakni dengan menggunakan money politic padahal mereka colon pemimpin yang akan memimpin bangsa ini dan itu merupakan suatu sikap yang tidak pernah diajarkan oleh rosullallah, sehingga yang terwujud nanti pemimpin 2009 - 2014 adalah pemimpin - pemimpin yang korup, yang yang tidak membela rakyat yang hanya mementingkan perutnya sendiri sehingga mereka jauh dengan ciri kepemimpinan yang dilakukan oleh umar bin khottob. semoga Allah menunjukkan jalan pada mereka

Tidak ada komentar: