Tips persiapan ramadhan
Ramadhan merupakan bulan yang mulia, bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan dan bulan yang didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan yakni malam lailatul qodr. Setiap manusia yang beriman pasti mengharapkan dirinya untuk bertemu dengan bulan yang mulia ini sebab Allah sendiri yang tahu akan pahala berpuasa dibulan Ramadhan. Untuk itu perlu mempersiapkan diri kita untuk menghadapi bulan ramadhan supaya bisa menggapai ramadhan dengan maksimal.
Tips persiapan ramadhan :
1. Persiapan Ruh
Langkah awal untuk sukseskan ramadhan adalah dengan mempersiapkan ruh kita sebagaimana yang dilakukan oleh rasulallah.
Rasulullah saw menganjurkan kepada kita agar kita memperbanyak puasa sunnah pada bulan Sya’ban. ‘Aisyah RadhiyaLlahu‘anha berkata: ”Rasulullah saw berpuasa, sampai-sampai kami mengiranya tidak pernah meninggalkannya”. Demikian dalam riwayat Bukhari dan Muslim.Dalam riwayat lain dikatakan bahwa: ”Beliau melakukan puasa sunnah bulan Sya’ban sebulan penuh, beliau sambung bulan itu dengan Ramadhan”. (Hadit s shahih dir iwayat kan oleh par a ulama’ hadit s, lihat Riyadhush-Shalihin, Fat hul Bar i,Sunan At-Tirmidzi dan lain-lain).
Anjuran tersebut dikuat kan lagi dengan menyebut kan keutamaan bulan Sya’ban. Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah saw. Katanya: ”Ya Rasulullah, saya tidak melihat engkau berpuasa pada bulan-bulan yang lain sebanyak puasa di bulan Sya’ban ini?” Beliau saw menjawab: ”Itulah bulan yang dilupakan orang, antara Rajab dan Ramadhan,bulan ditingkatkannya amal perbuatan kepada Allah swt Rabbul ‘Alamin. Dan aku ingin amalku diangkat sedang aku dalam keadaan berpuasa”. (HR An-Nasa-i).
Dengan mempersiapkan ruh kita untuk berpuasa dibulan sya’ban, pasti ketika ramadhan tiba sudah terbiasa untuk berpuasa
2. Persiapan fisik
Untuk memasuki Ramadhan kita memerlukan fisik yang lebih prima dari biasanya. Sebab, jika fisik lemah, bisa-bisa kemuliaan yang dilimpahkan Allah pada bulan Ramadhan tidak dapat kita raih secara optimal. Maka, sejak bulan Rajab Rasulullah dan para sahabat membiasakan diri melatih fisik dan mental dengan melakukan puasa sunnah, banyak berinteraksi dengan al-Qur'an, biasa bangun malam (qiyamul-lail), dan meningkatkan aktivitas saat berkecimpung dalam gerak dinamika masyarakat.
3. Persiapan harta
Jangan salah persepsi , persiapan harta bukan segala-galanya minimal dengan kita mempersiapkan materi kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan dengan kita mempersiapkan materi yang cukup kita bisa memperbanyak sedekah, karena Ramadhanpun merupakan bulan memperbanyak sedekah. Pahala bersedekah pada bulan ini berlipat ganda dibandingkan bulan-bulan biasa.
4. Persiapan ilmu/akal
Supaya puasa berkualitas maka diperlukan bekal wawasan dan ilmu yang benar tentang ramadhan, biar sesuai dengan tuntunan rasulallah. sebab beribadah tanpa ilmu yang benar maka nilai ibadah pasti sia-sia
Mudah-mudahan kita bisa mengamalkannya sehingga kita bisa menggapai ramadhan dengan maksimal. amiin
Ramadhan merupakan bulan yang mulia, bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh ampunan dan bulan yang didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan yakni malam lailatul qodr. Setiap manusia yang beriman pasti mengharapkan dirinya untuk bertemu dengan bulan yang mulia ini sebab Allah sendiri yang tahu akan pahala berpuasa dibulan Ramadhan. Untuk itu perlu mempersiapkan diri kita untuk menghadapi bulan ramadhan supaya bisa menggapai ramadhan dengan maksimal.
Tips persiapan ramadhan :
1. Persiapan Ruh
Langkah awal untuk sukseskan ramadhan adalah dengan mempersiapkan ruh kita sebagaimana yang dilakukan oleh rasulallah.
Rasulullah saw menganjurkan kepada kita agar kita memperbanyak puasa sunnah pada bulan Sya’ban. ‘Aisyah RadhiyaLlahu‘anha berkata: ”Rasulullah saw berpuasa, sampai-sampai kami mengiranya tidak pernah meninggalkannya”. Demikian dalam riwayat Bukhari dan Muslim.Dalam riwayat lain dikatakan bahwa: ”Beliau melakukan puasa sunnah bulan Sya’ban sebulan penuh, beliau sambung bulan itu dengan Ramadhan”. (Hadit s shahih dir iwayat kan oleh par a ulama’ hadit s, lihat Riyadhush-Shalihin, Fat hul Bar i,Sunan At-Tirmidzi dan lain-lain).
Anjuran tersebut dikuat kan lagi dengan menyebut kan keutamaan bulan Sya’ban. Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah saw. Katanya: ”Ya Rasulullah, saya tidak melihat engkau berpuasa pada bulan-bulan yang lain sebanyak puasa di bulan Sya’ban ini?” Beliau saw menjawab: ”Itulah bulan yang dilupakan orang, antara Rajab dan Ramadhan,bulan ditingkatkannya amal perbuatan kepada Allah swt Rabbul ‘Alamin. Dan aku ingin amalku diangkat sedang aku dalam keadaan berpuasa”. (HR An-Nasa-i).
Dengan mempersiapkan ruh kita untuk berpuasa dibulan sya’ban, pasti ketika ramadhan tiba sudah terbiasa untuk berpuasa
2. Persiapan fisik
Untuk memasuki Ramadhan kita memerlukan fisik yang lebih prima dari biasanya. Sebab, jika fisik lemah, bisa-bisa kemuliaan yang dilimpahkan Allah pada bulan Ramadhan tidak dapat kita raih secara optimal. Maka, sejak bulan Rajab Rasulullah dan para sahabat membiasakan diri melatih fisik dan mental dengan melakukan puasa sunnah, banyak berinteraksi dengan al-Qur'an, biasa bangun malam (qiyamul-lail), dan meningkatkan aktivitas saat berkecimpung dalam gerak dinamika masyarakat.
3. Persiapan harta
Jangan salah persepsi , persiapan harta bukan segala-galanya minimal dengan kita mempersiapkan materi kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan dengan kita mempersiapkan materi yang cukup kita bisa memperbanyak sedekah, karena Ramadhanpun merupakan bulan memperbanyak sedekah. Pahala bersedekah pada bulan ini berlipat ganda dibandingkan bulan-bulan biasa.
4. Persiapan ilmu/akal
Supaya puasa berkualitas maka diperlukan bekal wawasan dan ilmu yang benar tentang ramadhan, biar sesuai dengan tuntunan rasulallah. sebab beribadah tanpa ilmu yang benar maka nilai ibadah pasti sia-sia
Mudah-mudahan kita bisa mengamalkannya sehingga kita bisa menggapai ramadhan dengan maksimal. amiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar